Sabet 3 Penghargaan, Sekdaprov Puji Kerjasama BKKBN-PEMDA

Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Bersama Pemerintah Daerah Provinsi Sulteng berhasil meraih 3 penghargaan pada pelayanan KB Serentak Sejuta akseptor yang telah dilaksanakan pada Hari Keluarga Nasional ke 27 29 Juni 2020. Bertempat di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Hidayat Lamakarate mewakili Gubernur menerima penghargaan yang diserahkan oleh Kepala BKKBN Pusat dr. Hasto Wardoyo melalui pertemuan virtual Jumat, (24/7).

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala BKKBN Nomor 149/KEP/EI/2020 tanggal 20 Juli 2020, Provinsi Sulawesi Tengah ditetapkan sebagai Juara 1 pada kategori 10.000 – 75.000 akseptor dan Juara 2 Nasional kategori Provinsi Terbaik Kegiatan Pelayanan KB serentak sejuta akseptor. Tak hanya itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah juga menjadi jawara kategori Inovasi Gerakan cegah putus pemakaian KB dimasa pandemi Covid-19 dengan “Gerakan Mobiya” yang diserahkan oleh Plt. Deputi Bidang Keluarga Berencana Kesehatan Reproduksi (KBKR) Dr. Ir. Dwi Listya Wardhani, M.Sc kepada Kepala Perwakilan Dra. Maria Ernawati, MM.

Pada kesempatan itu Hidayat mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi apa yag telah dilakukan dan dicapai oleh semua pihak yang terlibat “Ini bukti Kerjasama yang luar biasa antara BKKBN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Saya mewakili gubernur mengucapkan terimakasih kepada Kepala Perwakilan BKKBN beserta seluruh jajaran dan Dinas PPKB Provinsi yang telah bekerja keras sehingga apa yang menjadi program pemerintah Pusat melalui BKKBN alhamdulillah dapat dilaksanakan dengan baik bahkan target yang diberikan sebanyak 24.916 dapat kita capai sebesar 121%” ujarnya.

SEKDAPROV: Ini Bukti Kerjasama Yang Luar Biasa

Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Bersama Pemerintah Provinsi Sulteng berhasil meraih 3 piagam penghargaan pada pelayanan KB Serentak Sejuta akseptor yang telah dilaksanakan pada Hari Keluarga Nasional ke 27 29 Juni 2020. Bertempat di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Hidayat Lamakarate mewakili Gubernur menerima penghargaan yang diserahkan oleh Kepala BKKBN Pusat dr. Hasto Wardoyo melalui pertemuan virtual Jumat, (24/7) .

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala BKKBN Nomor 149/KEP/EI/2020 tanggal 20 Juli 2020, Provinsi Sulawesi Tengah ditetapkan sebagai Juara 1 pada kategori 10.000 – 75.000 akseptor dan Juara 2 Nasional kategori Provinsi Terbaik Kegiatan Pelayanan KB serentak sejuta akseptor. Tak hanya itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah juga menjadi jawara kategori Inovasi Gerakan cegah putus pemakaian KB dimasa pandemi Covid-19 dengan “Gerakan Mobiya” yang diserahkan oleh Plt. Deputi Bidang Keluarga Berencana Kesehatan Reproduksi (KBKR) Dr. Ir. Dwi Listya Wardhani, M.Sc kepada Kepala Perwakilan Dra. Maria Ernawati, MM.

Pada kesempatan itu Hidayat mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi apa yag telah dilakukan dan dicapai oleh semua pihak yang terlibat “Ini bukti Kerjasama yang luar biasa antara BKKBN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Saya mewakili gubernur mengucapkan terimakasih kepada Kepala Perwakilan BKKBN beserta seluruh jajaran dan Dinas PPKB Provinsi yang telah bekerja keras sehingga apa yang menjadi program pemerintah Pusat melalui BKKBN alhamdulillah dapat dilaksanakan dengan baik bahkan target yang diberikan sebanyak 24.916 dapat kita capai sebesar 121%” ujarnya.

Hasto Wardoyo mengatakan BKKBN di periode 2020 – 2024 harus bisa mencapai target diantaranya menurunkan angka Total Fertility Rate menjadi 2.26 di tahun 2020 dan 2.1 di tahun 2024 dan mencapai angka 8% untuk unmet need serta kehamilan yang tidak diinginkan dibeberapa daerah rata-rata masih cukup tinggi “ Mohon dukungan Gubernur dan Bupati/Walikota agar masyarakatnya yang tidak ingin hamil bisa dilayani dengan baik dalam penggunaan kontrasepsi sehingga unmeet need di angka 8% bisa dicapai, dan perlu mendapat perhatian dalam penurunan angka stunting dimana rata-rata secara nasional kehamilan tidak diinginkan sebesar 17.5%, ini sangat menyedihkan dari 17 dari 100 orang mengatakan kehamilannya tidak disengaja atau tidak direncanakan.”

Diketahui Pada Pelayanan KB Sejuta Akseptor secara nasional sebanyak 1.457.566 Pasangan Usia Subur (PUS) terlayani yang dilaporkan secara manual serta sebanyak 1.145.549 PUS terlayani yang dilaporkan secara online. (Bkkbn Sulteng)

47 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *