PLKB NON PNS SUARAKAN ASPIRASINYA KE BKKBN SULTENG

12 orang PLKB Non PNS perwakilan kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Morowali, Tolitoli, Sigi, Donggala, dan Kota Palu bertemu langsung dengan Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah Dra. Maria Ernawati, MM untuk menyuarakan aspirasinya “Terimakasih ibu kepala menyempatkan waktunya, sudah lama kami ingin bertemu dan akhirnya hari ini bisa terwujud” Kata Asrullah PLKB asal Toli-Toli.
Meskipun antara BKKBN dan PLKB Non PNS yang bernaung di Pemerintah Daerah Kab/Kota tidak terkait secara struktural, namun keduanya memiliki keterkaitan emosional dalam pengelolan program sebagaimana yang diamanatkan dalam UU No 52 Tahun 2009 dan UU No 23 tahun 2014. “Saya amat senang dan bangga bisa bertatap muka langsung walaupun hubungan secara struktural tidak ada tapi ada satu emosional yang menghubungkan kita yakni dalam mengelola Program Bangga Kencana” Tutur Erna membuka pertemuan Senin (30/11) di ruang Pola.
Saat ini Pindah Antar Instansi atau Jabatan menjadi hal yang lumrah dan dapat dilakukan asalkan memenuhi persyaratan sesuai dengan aturan, Erna pun menyampaikan beberapa persyaratan menjadi PKB BKKBN seperti usia, lulus sertifikasi, assesment, uji kompetensi dan adanya kuota formasi berdasarkan analisa beban kerja.”kalau mau jadi PKB selain umur juga harus ikut assesment, kalau dinyatakan layak selanjutnya uji kompetensi lagi, prosesnya panjang” Jelasnya.
 
Ika Ariningrum, SKM asal Banggai melaporkan hasil musyawarah nasional Federasi PLKB Non PNS yang diikutinya di Jakarta, dimana forum ini memiliki misi berjuang bersama menggapai tujuan yakni kepastian kerja melalui P3K dan PNS,
“Sulawesi Tengah belum dimasukkan sebagai pengurus bu karena forum ini belum terbentuk, Kami berharap di Sulawesi Tengah juga dibentuk forum PLKB Non PNS” Pintanya.
Sebagai salah satu persyaratan untuk menjadi PKB yaitu mengikuti Latihan Dasar Umum (LDU), Ika mewakili rekan-rekannya memohon dilaksanakannya pelatihan tersebut bagi 250 PLKB Non PNS.yang belum mengikuti.
Aspirasi PLKB Non PNS ini direspon cepat Kaper Erna, ia memastikan akan diselenggarakannya LDU melalui virtual di bulan Desember 2020, serta memfasilitasi pembentukan Federasi PLKB Non PNS Sulawesi Tengah secara virtual maupun google form melihat kasus pandemi covid-19 yang terus meningkat dibeberapa daerah di sulteng. “Yang hadir saat ini baru perwakilan dari 7 kab/kota, belum memenuhi kuota untuk membentuk forum, kita bisa segera melaksanakannya secara virtual, lebih cepat lebih baik”. Terkait dengan kepastian kerja P3K atau PNS yang diharapkan, Erna tidak berdiam diri, ia akan segera mengkomunikasikannya dengan sejumlah petinggi di pemerintah pusat “Saya akan komunikasikan dengan pihak terkait di pusat, Insya Allah saya ada dibelakang bapak/ibu sekalian” Jaminnya.
Tak hanya itu, peduli dengan kesehatan dan keselamatan PLKB Non PNS di daerah dalam melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada keluarga, BKKBN Sulteng memberikan fasilitas pemeriksaan SWAB gratis kepada mereka yang berada di Kab/Kota berstatus Zona Merah.
Menutup kegiatan Erna yang didampingi Koordinator ADPIN Muh. Rosni, SE.M.Si, Sekretaris Irmawati, SE., M.M, dan koordinator bidang lainnya menyampaikan harapannya kepada 478 PLKB Non PNS untuk bekerja keras dan belajar menggunakan IT serta memperjuangkan hak dan kewajiban sesuai dengan peraturan yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *